Hari Ini:

Kamis 15 Aug 2019

Jam Buka Toko:

Jam 09.00 s/d 17.00 WIB

Telpon:

(021) 7323285

SMS/Whatsapp:

081385262121

BB Messenger:

52141A13

Email:

info@tokoalatsurvey.com

Apa itu Kompas Geologi

11 February 2016 - Kategori Blog

1.1. Pengertian Kompas geologi 

Kompas geologi adalah alat navigasi untuk mencari arah berupa sebuah panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya dengan medan magnet bumi secara akurat. kompas geologi, selain dapat di pakai untuk mengukur komponen arah, juga komponen besar sudut. Kompas geologi ada dua macam, yaitu kompas tipe kuadran dan kompas tipe azimuth.

.Lokasi magnet di Kutub Utara selalu bergeser dari masa ke masa. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh The Geological Survey of Canada melaporkan bahwa posisi magnet ini bergerak kira-kira 40 km per tahun ke arah barat laut.

1.2. Bagian-Bagian Kompas Geologi 

Bagian-bagian utama kompas geologi tipe Brunton diperlihatkan dalam. Yang terpenting diantaranya adalah :

  1. Jarum magnet

Ujung jarum bagian utara selalu mengarah kekutub utara magnet bumi (bukan kutub utara geografi).Oleh karena itu terjadi penyimpangan dari posisi utara geografi yang kita kenal sebagai deklinasi. Besarnya deklinasi berbeda dari satu tempat ke tempat lain. Agar kompas dapat menunjuk posisi geografi yang benar maka “graduated circle” harus diputar.Penting sekali untuk memperhatikan dakemudian mengingat tanda yang digunakan untuk mengenal ujung utara jarum kompas itu. Biasanyadiberi warna (merah, biru atau putih).

  1. Lingkaran pembagian derajat (graduated circle)

Dikenal 2 macam jenis pembagian derajat pada kompas geologi, yaitu kompas Azimuth dengan pembagian derajat dimulai 0o pada arah utara (N) sampai 360o, tertulis berlawanan dengan arah perputaran jarum jam dan kompas kwadran dengan pembagian derajat dimulai 0o pada arah utara (N) dengan selatan (S), sampai 90o pada arah timur (E) dan barat (W). (Gambar II.2)

  1. Klinometer

Yaitu bagian kompas untuk mengukur besarnya kecondongan atau kemiringan suatu bidang atau lereng. Letaknya di bagian dasar kompas dan dilengkapi dengan gelembung pengatur horizontal dan pembagian skala. Pembagian skala tersebutdinyatakan dalam derajat dan persen.

  1. Cermin

Cermin merupakan bagian kompas yang digunakan untuk melihat objek padasaat di lapangan.

  1. Lengan Kompas

Lengan kompas biasa digunakan untuk membidik sasaran atau objek pada saat dilapangan.

1.3 Fungsi Kompas Geologi

Kompas geologi selain digunakan untuk menentukan arah, juga dapat dipakai untuk mengukur besarnya sudut lereng.

1 . Menentukan arah azimuth dan cara menentukan lokasi 

Arah yang dimaksudkan disini adalah arah dari titik tempat berdiri ke tempat yang dibidik atau dituju. Titik tersebut dapat berupa : puncak bukit, patok yang sengaja dipasang, dan lain-lain. Untuk mendapatkan hasil pembacaan yang baik, dianjurkan mengikuti tahapan sebagai berikut :

  1. Kompas dipegang dengan tangan kiri setinggi pinggang
  1. Kompas dibuat horizontal dan dipertahankan demikian selama pengamatan.
  1. Cermin diatur, terbuka kurang lebih 135o menghadap ke depan dan sightingarm dibuka horizontal dengan peep sight ditegakkan ).
  1. Badan diputar sedemikian rupa sehingga titik atau benda yang dimaksud tampak pada cermin dan berimpit dengan ujung sightingarm dan garis tengah dan garis tengah pada cermin. Sangat penting diingat bahwa : bukan hanya tangan dengan kompas yang berputar tetapi seluruh badan.
  1. Baca jarum utara kompas, setelah jarum tidak bergerak. Hasil bacaan adalah arah yang dimaksud. Hasil pembacaan arah dapat dipakai untuk menentukan lokasi dimana pengamat berdiri, dengan dibantu peta topografi. Pembidikan dapat dilakukan ke beberapa obyek yang lokasinya diketahui dengan pasti di peta (biasanya tiga obyek) kemudian arah-arah tersebut ditarik pada peta dengan menggunakan busur derajat dan segitiga. Titik potong ketiganya, yang bila pembacaannya tepat, akan hanya berpotongan di satu titik. Titik tersebut adalah titik dimana pengamat berdiri .Membaca arah dapat juga dilakukan dengan memegang dan menempatkan kompas pada posisi mata. Kompas dipegang horizontal dengan cermin dilipat 45o dan menghadap ke mata Arah yang ditunjukkan jarum dapat dibaca melalui cermin. Karena tangan penunjuk arah terbalik (menghadap kita), maka yang dibaca adalah ujung selatan jarum kompas. Yang mana dari kedua cara ini yang paling baik adalah tergantung dari kebiasaan kita dan keadaan medan.

2 .Mengukur besarnya sudut suatu lereng dan menentukan ketinggian suatu titik

Untuk mengukur besarnya sudut lereng dilakukan tahapan sebagai berikut :

  1. Tutup kompas dibuka kurang lebih 45o, sightingarm dibuka dan ujungnya ditekuk 90 derajat
  1. Kompas dipegang dengan posisi seperti yang diperlihatkan dalam . Skala klinometer harus di sebelah bawah.
  1. Melalui lubang peep-sight dan sighting-window dibidik titik yang dituju.Usahakan agar titik tersebut mempunyai tinggi yang sama dengan jarak antaramata pengamat dengan tanah tempat berdiri.

Diposkan oleh Yansen Panampe